Awas Tertipu! Ketahui Fakta Di Balik Kadar Emas Sebelum Beli Perhiasan

Membeli perhiasan emas tentunya merupakan sebuah pengalaman yang sangat menyenangkan. Namun, di tengah maraknya peredaran emas palsu atau emas dengan kualitas rendah, perlunya Anda mengetahui soal kadar emas agar tidak mudah tertipu. 

Karena faktanya, masih banyak orang yang terjebak membeli perhiasan yang kadar pada emasnya diklaim tinggi, padahal hanya lapisan luarnya saja yang dibuat dari emas. Dengan memahami kadar pada emas ini, secara tidak langsung juga akan turut memastikan bahwa setiap rupiah yang Anda keluarkan, sudah sepadan dengan nilai sebenarnya. 

Apa Itu Kadar Emas? 

Bagi yang belum tahu, kadar emas ini sendiri merupakan sebuah tingkatan kemurnian emas, yang terdapat pada sebuah logam. Sifat emas murni ini sendiri sangatlah lunak, dengan artian untuk perhiasan yang kadar pada emasnya 100% ini, akan mudah sekali berubah bentuk ataupun tergores. 

Maka dari itu dalam pembuatan perhiasan ini, biasanya emas sering dicampur dengan bahan logam lain seperti tembaga, perak atau yang lainnya, agar kekuatan pada perhiasannya bisa menjadi lebih baik. 

Satuan Karat dalam Emas

Pada dasarnya, kadar pada emas ini diukur dengan menggunakan satuan karat (K) secara global. Dan untuk skala karat dalam perhiasan emas yang ada di pasaran saat ini, biasanya akan Anda temukan sebagai berikut: 

  • 14 Karat (14K): Kandungan emas murninya berada di angka 58,5 %. 
  • 18 Karat (18K): Kandungan emasnya terkandung sekitar 75%.
  • 24 Karat (24K): Merupakan kandungan emas murni yang kadarnya 99,9%.

Di Indonesia sendiri, persentase kemurnian pada emas ini sering dikenal dengan sebutan kadar. Jadi misalkan sebuah perhiasan yang kadarnya 750, itu berarti dalam perhiasan tersebut mengandung setidaknya 75% emas murni, atau 18K.  

Berapa Kadar yang Terbaik Untuk Perhiasan Emas? 

Jika Anda menginginkan perhiasan yang masih terlihat mewah tapi kualitasnya masih dalam kategori baik, maka emas yang kadarnya sebesar 18K adalah yang paling direkomendasikan. 

Dengan mengandung emas sekitar 75,5%, presentase ini dianggap sebagai titik aman yang dimana perhiasan tersebut masih dinilai tinggi, sekaligus memiliki ketahanan yang jauh lebih baik jika dibandingkan dengan perhiasan emas 24K. 

Hal ini juga merupakan sebuah standar yang dibuat langsung oleh pemerintah Indonesia. Secara tidak langsung, pemerintah kita juga turut memastikan agar konsumen tidak mudah tertipu oleh para penjual nakal. 

Cara Memastikan Kadar Pada Emas

Tidak ada salahnya untuk Anda bisa mengetahui keaslian kadar perhiasan emas yang akan Anda beli. Dan berikut ada beberapa cara mudah yang bisa Anda lakukan, agar bisa memastikan keaslian kadar pada perhiasan logam emas. 

  • Menggunakan Alat Karimeter: Di gerai perhiasan ternama, biasanya mereka menyediakan alat karimeter, yang bisa mendeteksi kadar pada emas, tanpa merusak tekstur pada perhiasan.  
  • Grafir Kode: Dalam sebuah pengait kalung atau cincin, biasanya akan terdapat kode seperti “18K” atau “750”. Ini mengindikasikan jumlah kandungan emas yang ada dalam perhiasan tersebut. 
  • Sertifikat Resmi: Gerai perhiasan yang kredibel, biasanya akan memberikan kelengkapan sertifikat keaslian resmi, yang didalamnya juga mencakup tentang informasi kandungan emas dalam sebuah perhiasan.

Nah, seperti itulah kiranya beberapa informasi yang harus Anda ketahui soal kadar emas ini. Jika Anda tidak ingin ambil pusing dalam mendapatkan perhiasan emas yang sudah dijamin akan keaslian dan kualitasnya, maka The Palace Jeweler adalah jawabannya. 

Sebagai gerai perhiasan #Therlengkap di Indonesia, The Palace selalu memastikan bahwa setiap koleksinya sudah memenuhi sertifikasi SNI. Untuk melihat koleksi perhiasan apa saja yang mereka tawarkan, bisa Anda langsung kunjungi saja official website resminya The Palace Jeweler, sekarang juga!